
Web desain menurut saya sangatlah berbeda dengan grafik desain. So, ini hanya opini saya jika ada yang tak berkenan silahkan komentar di bawah. Oke, grafik desain itu tidak perlu memikirkan ukuran file, sedangkan web desain perlu untuk bisa di akses sebuah website.
Dalam mendesain website penggunapun harus mampu menavigasi, dalam artian bukan hanya dengan menu. Tetapi terjemahan antar muka, yang harus di perhatikan. Misal Home dalam bahasa indonesia haruslah beranda atau depan. Pengguna awam akan kebingungan, jika website bahasanya bercampur aduk. Sedangkan grafik desain tidak memikirkan hal tersebut.
Grafik desain tidak peduli seberapa besar ukuran gambar, namun web desain harus peduli. Mendesain web bukan berarti dengan gambar, apalagi web desain di hubungkan dengan photoshop itu sangatlah berbeda. Photoshop hanya dukungan visual saja, sedangkan web desain harus memperhatikan segi keterbacaan, kebergunaan, dan mampu di akses.
Layar pengguna berbeda-beda begitupun browser, device, dan biaya akses pengguna. Jika kita memikirkan pengguna maka website harus bisa baik di layar manapun baik itu di layar besar maupun kecil. So, perhatikanlah yang terpenting dari desain website yaitu bisa di akses, di terjemahkan sesuai bahasa, bisa di baca, menyesuaikan layar [responsive]dan berguna untuk user.

Amdhas
Bener sekali bang amdhas, intinya website responsive akan menjadi primadona dalam sebuah desain web
Siip, salah satunya yang harus di perhatikan dalam desain website. Yaitu responsive desain.
kok kayak pernah liat aku gambar & post seperti ini kalau gak salah yg pake bhs inggris tapi di blog bang amdhas juga :D kalau blogQ kayakx untuk ukuran masih kurang di layar terkecil :D
ini yang dari dulu penasaran… antara graphic design dan web design… karena nilai bahasa indonesia gw jelek makanya gw ikutin aja yg orang bilang,,, tapi baru2 ini buka kamus ternyata grafik itu gambar ,, di sekolah grafik itu garis, klo di dunia design andaikata di sebutkan webdesign itu sudah jelas mendesign web, sedangkah grapfik design itu belum tentu ke web.. <<< bener ga bang bagian ini?
tapi bisa saja grafik itu larinya ke webdesign karena webdesign tentu ada yang pake grafik,, sdangkan grafik tidak bisa dibilang secara keseluruhan sebagai webdesign
Yaps betul..dan hal yang terpenting adalah terjemahan antar muka, grafik bisa menjadi dukungan saja. Seperti photoshop dan lainnya. Toh tanpa itu kita bisa mendesain website. Desain web itu rancangan bukan sekedar menggambar di kanvas. Banyak hal yang harus di perhatikan.
Point buat desain website yang gua baru sadari sekarang adalah terjemahan antar muka [Translate Interface] itu hal yang paling terpenting.
setuju bgt mas amdhas..hehehe,emang website itu tidak sama dengan desain grafis..
tapi zaman sekarang saya perhatiin web2 luar desain nya banyak unsur grafis nya..
dan banyak menggunakan gambar..dan kebanyakan desainer2 luar merancang desain sebuah website
itu berawal dari sebuah aplikasi seperti photoshop dan aplikasi2 yg lain nya,
dan baru di terapkan di website nya…
menurut saya desain grafis itu,apa lagi yg basic nya ke tipografi
juga sangat memperhatikan keterbacaan nya mas amdhas..
tapi emang sich Mendesain web bukan berarti dengan gambar,
tapi semua kembali ke pada admin atau pemilik website nya,
blog nya pengen di arahkan ke mana,dan mau di apa’in..
sebahagian orang ada yg fokus terhadap responsive..
sebahagian ada juga yg fokus sama desain nya..
Tul banget, tinggal kembalikan kepada pengelola website. Sekarang bayangkan quenes membahas desain web tapi loading aja di halaman depan seperti antrian tiket bola..lama banget, sama juga smashing. Nah, apalagi ada iklan yang memaksa. Itulah bedanya kalau terlalu memperhatikan grafik. Padahal desain website itu bukan hanya melukis dengan photoshop. Itu namanya bukan desain website tapi grafik desain website.
Jadi klo begitu ga bakalan memperhatikan responsive apalagi akses, apalagi validasi.
Padahal desain web itu merancang, bukan melukis..rabcangan berbeda dengan lukisan.
Jadi klo yang berpikir photoshop itu desain website klo ane malah bilang:
Photoshop itu lukisan website [buat ngecat tembok], CSS bajunya, HTML nyawa client yang berjalan, php nyawa server yang berjalan begitupun dengan markah lainnya seperti JS, ASP dan phyton.
Tingkat keterbacaan, memiliki tampilan yang bagus(responsive), mudah dipahami alurnya, dan kecepatan akses adalah yang dimau pembaca web secara umum. Menonjolkan grafis untuk design web biasanya pada blog yang sifatnya lebih personal. Website yang bertujuan untuk berbagi informasi dan news jika terlalu besar ukuran grafis dan lambat aksesnya cendrung akan ditinggalkan pembaca dalam 10 detik awal.
Like it, itulah sebabnya walaupun hanya halaman depan performa selalu ane utamakan. Alhamdulilah di page sped bisa 100.
Klo untuk tampilan itu relative saja, biar bagus tampilan seperti apapun tapi ga semua user bilang bagus..
namun klo performa dan responsive pastinya klo bagus di bilang bagus juga sama user.
MANTAAFF BANGET Bang!!!
Ayas sekarang baru ngerti bedanya Webdesain ma Grafik desain. Kirain pengertiannnya sama, malah Ayas kira awalnya Webdesain itu adalah suatu ilmu mendesain website, sedangkan grafikdesain itu merupakan satu tahapan diantara tahapan2 dalam mendesain website itu sendiri, seperti ada oretan draft berbentuk grafik dan semacamnya!!
^_^
Kalo gitu uraiannya, grafik desain itu Seperti Ayas dulu waktu baru ngeblog, selalu pengen menghias blog dengan berbagai pernak-pernik aksesoris yang macem2 gitu. Yang penting tampilan blog Ayas jadi Waaah luar biasa. Masalah Pengunjung lari karna kebanyakan pernak-perniklah, terlalu over warnannyalah, sampek blog jadi lemot gak bisa dibuka DLL.. Ayas udah gak peduli deh!!! Hwehehee… ( Grafik desain yg egois )
Naah.. tapi setelah Ayas sedikit paham dgn masalah “Kenyamanan Pengunjung Blog” itu, pelan2 Blog Ayas mulai merubah penampilannya.
Meski masih banyak user yang “kurang Nyaman” dgn tampilan yang acak-acakan gitu. Setidaknya udah gak kayak dulu lagi deh!!!
Hwehehehee…. MAKASI BANGET atas Ilmunya Bang AMdhas!!!
Setuju sih. Desain grafis itu bagian dari desain web secara keseluruhan. Jadi, desain web bukan cuma masalah desain grafis. Maka dari itulah, profesi di bidang pengembangan web itu sendiri ada beberapa jenis. Itu karena tidak semua pengembang punya skill sekaligus. Ada yang cuma mahir olah gambar (desain grafis). Ada juga yang cuma mahir di coding. Eh, tapi malah merembet ke perbedaan antara web desainer dan web developer ya kayaknya Bang…hehehe
bener bang..
Web desain emang memang urusan visual, urusan koding bagian developing. Karena itu, web designer dan web developer juga berbeda. Web developer masih dibagi jadi 2, front-end dan back-end developer.
Sebagian besar web desainer juga sebagai front-end developer..