Sketsa
jiwa adalah……

Di dalam keheningan, hatimu tahu akan rahasia siang dan malam.

Tapi telingamu haus akan suara dari pengetahuan hatimu.

Kamu ingin mengetahui dengan kata-kata apa yang telah selalu kamu ketahui dalam pikiran.

Kamu ingin menyentuh tubuh telanjang dari mimpi-mimpimu.

Dan apa yang kamu inginkan baik apa adanya.

Sumber yang baik tersembunyi dari jiwamu yang terpaksa menyembul dan mengalirkan bisikan ke laut.

Dan harta-benda dari kedalamanmu yang tanpa batas akan tersingkap pada matamu.

Namun janganlah ada timbangan untuk menimbang harta benda yang tak di kenal.

Dan janganlah mencari kedalaman pengetahuanmu dengan tongkat atau tali pengukur.

Sebab FITRAH adalah samudra tanpa batas, dan tanpa ukuran.

jangan berkata, “Telah kutemukan kebenaran,” tapi lebih baik, “Telah kutemukan jiwa yang berjalan diatas jalanku.”

Sebab jiwa berjalan diatas semua jalan.

Jiwa tidak berjalan diatas sebuah garis, pun dia tiada tumbuh bagai ilalang.

Jiwa membentangkan dirinya sendiri, bagai sekuntum teratai dari dedaunan bunga nan tiada terbilang.

Kahlil Gibran dalam The Prophet untuk sketsa jiwa

9 Komentar