Di dalam keheningan, hatimu tahu akan rahasia siang dan malam.
Tapi telingamu haus akan suara dari pengetahuan hatimu.
Kamu ingin mengetahui dengan kata-kata apa yang telah selalu kamu ketahui dalam pikiran.
Kamu ingin menyentuh tubuh telanjang dari mimpi-mimpimu.
Dan apa yang kamu inginkan baik apa adanya.
Sumber yang baik tersembunyi dari jiwamu yang terpaksa menyembul dan mengalirkan bisikan ke laut.
Dan harta-benda dari kedalamanmu yang tanpa batas akan tersingkap pada matamu.
Namun janganlah ada timbangan untuk menimbang harta benda yang tak di kenal.
Dan janganlah mencari kedalaman pengetahuanmu dengan tongkat atau tali pengukur.
Sebab FITRAH adalah samudra tanpa batas, dan tanpa ukuran.
jangan berkata, “Telah kutemukan kebenaran,” tapi lebih baik, “Telah kutemukan jiwa yang berjalan diatas jalanku.”
Sebab jiwa berjalan diatas semua jalan.
Jiwa tidak berjalan diatas sebuah garis, pun dia tiada tumbuh bagai ilalang.
Jiwa membentangkan dirinya sendiri, bagai sekuntum teratai dari dedaunan bunga nan tiada terbilang.
Kahlil Gibran dalam The Prophet untuk sketsa jiwa
dah mulai nulis puisi Kahlil Gibran juga neh bang:), jangan-jangan ketularan sama mas Deny..
Yang saya perhatikan dari beberapa post diblog ini, bang Amdhas selalu memberikan tautan keartikel lain, kalau ga salah namanya Inbound Link.
apa ini termasuk strategi bang Amdhas atau mungkin gimana bang?
Ga juga sih, terkadang aja klo ada yang nyambung soalnya blog ini ga memperhatikan kata kunci dan SEO hanya klo ada kalimat dan kata yang nyambung saja untuk memperjelas ke link tautan.
Untuk inbound link memang seperti itu, untuk saat ini belum fokus dan menjurus ke sana apalagi SEO dah ga di perhatikan lagi Yang penting enjoy, SEO urusan ke sepuluh karena bisa jadi racun.
Klo buat gibran sebenarnya di setiap artikel motivasi yang tersirat dan tersurat di blog ini lebih ke filosofi gibran dan Soekarno. coba saja perhatikan dari artikel pertama, dan seterusnya yang membahas motivasi.
But..semua tentang hidup dan cinta karena motivasi itu dari diri sendiri..
hohoho… dah nulis kahlil gibran lagi nih, hahaha
mantab banget buat kahlil gibran,
btw, kalau The Prophet gua belum sempet baca bukunya bang, cuma tahu sekilas saja, itupun cuma bagian kecil dari ebook
Maen dong ke depok..hehehe.
The prophet ini banyak versi dalam bahasa ibrani dia lebih ke makna cinta. Namun sejarahnya Mathama Gandhi mengiyakan apa kata gibran dalam beberapa bait di atas. Dan di kutip dengan arti berbeda oleh steve vai.
Intinya setiap manusia punya potensi dan bisa sukses , sedangkan jiwa itu di balik mata. Dan mata adalah jendela jiwa. Conclusionnya jika kita sudah memahami jiwa kita sendiri dan berjalan bukan mengikuti maka walaupun miskin, kaya, serba kekurangan, kita bisa merasakan apa itu sukses. Karena sukses itu jiwa kita yang merasakan bukan orang lain.
Coba lihat foto albert einsten dan soeharto..lihat matanya..mereka bukan orang sukses, tapi kita menganggapnya sukses.
Weleh, kejauhan bang kalau suruh main ke Depok, posisi saya ada di Jatim, hehehe….
Bener sekali bang, setiap manusia punya potensi sukses kalau mau berusaha dan berikhtiar dengan sebaik2-nya
wah bang fans kahlil gibran juga ya?puisi2nya eman mantap,anyway soal inbound link saya bukan masalah seo,tapi utk memberi tau visitor ada post laen yg berhubungan,iya gak bang?
Yaps, seperti itu klo untuk link, bisa kebergunaan dan referensi saja.
Namun janganlah ada timbangan untuk menimbang harta benda yang tak di kenal.
Dalem maknanya. Udah lama nggak pernah menikmati puisi. :)
Karya Om Gibran ini memang tersirat banyak makna. Kata2 yang puitis yang mengandung arti untuk direnungkan dan dipahami secara naluri… SALUT BANGET!!!
^_^