Amdhas Chromatic

ga perawan lagi

Pilih yang perawan?

Atau yang tidak perawan?

Cinta bisa membuat kita setia, bisa pula membuat terlena. Namun apa yang terjadi kepada kaum laki-laki jika pasangannya ternyata sudah tidak perawan lagi. Apakah sang pria mau menerimanya atau bahkan mencampakannya.

Ga perawan, ga perawan lagi

Wah..ini nyang aye tunggu-tungu artikelnya bang, sesuatu banget gitu loch. Tapi sumpeh bang aye masih perawan.

Ga perawan, ga perawan lagi

Perawan atau udah ga perawan banyak penyebabnya, bisa kecelakaan, di sengaja atau faktor lainnya yang menyebabkan seorang wanita bisa dikatakan ga perawan lagi. Keperawanan seorang wanita itu hal yang luar biasa dari sudut pandang seorang lelaki. Karena jika wanita yang masih perawan itu tandanya belum di jamah atau masih suci.

Nah, masalahnya wanita yang tidak perawan itu belum tentu wanita yang sudah kotor. Dalam artian di sini sudah tidak perawan sebelum menikah. Banyak kejadian yang membatalkan pernikahan di sebabkan wanita tersebut tidak perawan lagi. So..laki-laki emang egois, mereka mempermasalahkan perawan atau tidak perawan nya seorang wanita namun apakah wanita pernah mempermasalahkan tentang keperjakaan seorang lelaki?

Ada yang bilang wanita itu berbekas sedangkan laki-laki walupun melakukan seratus kali hubungan dengan wanita lain tetap saja bisa bicara, “Abang masih perjaka neng”. Pahitnya lagi kepada wanita korban pemerkosaan, yang otomatis ga perawan lagi, dalam hati kecilnya pasti berkata “Apakah ada laki-laki yang mau menerimaku”. Lain halnya pada wanita “gatel” atau juga wanita PSK {pekerja seks komersil} yang memang di sengaja membuat dirinya tidak perawan lagi. So..agak rumit memang, nah..yang jadi fenomenanya adalah, apakah seharusnya lelaki memilih wanita yang masih perawan untuk menjadi pasangan hidupnya? Apakah wanita yang tidak perawan sebelum menikah di golongkan bukan wanita baik-baik? Itulah femomenanya.

35 Komentar